Teknologi

Incar Pendapatan Rp812 Miliar, Surge Perluas Bisnis Kapasitas Jaringan

Jakarta – PT Solusi Sinergi Digital Tbk – Surge (WIFI) melalui entitas anak usahanya PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave) menandatangani perjanjian kerja sama serta memulai operasional penyediaan kapasitas jaringan dan colocation dengan PT Sinergi Inti Andalan Prima (Sinergy Networks). Dalam perjanjian tersebut kedua belah pihak menyetujui untuk bekerjasama dalam penyediaan kapasitas jaringan (managed service) dan colocation dengan jangka waktu yang akan berlangsung selama 10 tahun.

Adapun layanan penyediaan kapasitas jaringan yang disediakan oleh Weave sebesar 3.000 Gbps sampai dengan 10.000 Gbps (Gigabyte per second), dan layanan colocation yang tersebar di 55 titik Edge Data Center milik Weave. Sementara potensi pendapatan perseroan atas terciptanya kerjasama ini mencapai Rp821 miliar per tahun.

CEO Surge, Hermansjah Haryono menjelaskan  dengan adanya kerja sama ini, mengukuhkan Weave menjadi salah satu mitra strategis bagi para Internet Service Providers (ISP) dalam menghadirkan jaringan internet yang handal dan terjangkau. Saat ini, kata dia, pihaknya telah bekerjasama dengan berbagai ISP dalam menghadirkan layanan internet yang handal dan terjangkau di berbagai daerah di Pulau Jawa.

“Weave akan selalu menjamin kapasitas jaringan yang disediakan sesuai dengan spesifikasi kapasitas jaringan dengan SLA yang disepakati,” ujar Hermansjah seperti dikutip 30 September 2022.

Ia menambahkan, kerja sama yang terjalin ini tentunya menjadi sinergi yang mutual bagi kedua belah pihak. Sinergy Networks memiliki keunggulan dalam akses pasar dan memiliki berbagai Point of Presence di berbagai data center utama di Indonesia maupun di Singapura, yang mempermudah cross connect dan interkoneksi. Di sisi lain Weave memiliki jaringan serat optic/backbone yang handal di jalur kereta pulau Jawa dengan lebih dari 591 Point of Presence, dengan kerjasama ini tentunya kami harapkan memberikan manfaat yang optimal bagi rekan-rekan ISP.

Selama ini Sinergy Networks telah melayani lebih dari 150 ISP yang tersebar di seluruh Indonesia, dan telah menjalin kerjasama dengan berbagai global partner di industri telekomunikasi. Dengan sinergi yang tercipta antara Surge (melalui anak usaha Weave) dan Sinergy Networks, memberikan perluasan akses bagi kedua belah pihak dalam mengoptimalkan potensi ISP-ISP baik dalam layanan konektivitas lokal dan internasional. “Kami sangat antusias atas terciptanya dan mulai beroperasinya kolaborasi antara Sinergy Networks dan Weave,” tambahnya.

Menurutnya, dengan jaringan serat optik yang dimiliki Weave sepanjang jalur kereta dan menjangkau wilayah perkotaan dan pedesaan, serta dikombinasikan dengan keunggulan yang dimiliki Sinergy Networks selama ini, tentunya diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan ISP-ISP lokal, struktur biaya yang lebih efisien, layanan yang terintegrasi, dan pada akhirnya memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat dalam mendapatkan jaringan internet yang terjangkau dan berkualitas.

“Kami sangat yakin akan akselerasi masa depan ekonomi digital Indonesia yang dimulai dari pemerataan konektivitas bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Direktur PT Sinergi Inti Andalan Prima, Bayu Satrio. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

DJP: 282.047 Wajib Pajak Lapor SPT Tahunan via Coretax hingga 19 Januari 2026

Poin Penting DJP mencatat 282.047 SPT Tahunan Tahun Pajak 2025 telah dilaporkan melalui Coretax hingga… Read More

4 mins ago

Mantan Ketua Umum PB HMI Prihatin atas Kriminalisasi Bankir di Kebijakan Kredit Sritex

Poin Penting Proses hukum atas kredit Sritex dinilai berpotensi mengaburkan batas antara risiko bisnis perbankan… Read More

32 mins ago

Kegiatan Dunia Usaha Akhir 2025 Terjaga, BI Proyeksikan Naik di 2026

Poin Penting BI mencatat kegiatan dunia usaha triwulan IV 2025 tetap terjaga dengan SBT 10,61… Read More

1 hour ago

Medan Ekstrem, Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Terus Dikebut

Poin Penting Operasi SAR pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung terus dilanjutkan meski terkendala medan… Read More

1 hour ago

Pemerintah Fokus Investasi di Sektor Berkelanjutan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Poin Penting Pemerintah menargetkan investasi Rp2.100 triliun pada 2026 dengan fokus pada sektor berkelanjutan yang… Read More

2 hours ago

Prajogo Pangestu Borong Saham BREN, Segini Nilainya

Poin Penting Prajogo Pangestu membeli sekitar 1 juta saham BREN pada 15 Januari 2026 dengan… Read More

2 hours ago