Incar DPK Double Digit, BTN Ekspansi ke Yogyakarta

Incar DPK Double Digit, BTN Ekspansi ke Yogyakarta

Incar DPK Double Digit, BTN Ekspansi ke Yogyakarta
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) tahun ini menargetkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai double digit. Untuk mencapai target tersebut perseroan melakukan ekspansi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan mengincar sektor real estate dan pendidikan.

Plt Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, sektor real estate dan pendidikan terbukti tetap bertahan di tengah pandemi dengan mencatatkan pertumbuhan positif. Budaya stay at home, work from home, hingga school from home membuat kedua sektor bisnis tersebut makin subur seiring dengan kaum milenial semakin melek dengan investasi termasuk pada sektor properti.

“Selama ini, bisnis kami berfokus pada sektor pendidikan dan properti di Yogyakarta. Perseroan akan terus merancang berbagai program dalam meningkatkan ekspansi bisnis di perumahan dan pendidikan di kota pelajar ini,” ujar Nixon seperti dikutip Minggu, 7 Februari 2021.

Menurut Nixon, untuk meningkatkan laju pertumbuhan bisnis di Yogyakarta, Bank BTN menawarkan layanan perbankan kepada civitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Adapun layanan perbankan yang ditawarkan BTN selain tabungan juga bisa memberikan kredit atau pinjaman baik KPR maupun kredit kavling. 

“Dengan penawaran kredit tersebut, dosen UGM bahkan bisa membangun kos-kosan untuk mahasiswa,” katanya.

Nixon mengungkapkan, meskipun Bank BTN menguatkan layanan digital, pelayanan perbankan secara tatap muka tetap dijaga dengan meningkatkan kualitas dan fasilitas layanan di outlet. “Ini merupakan salah satu strategi untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya civitas akademika UGM, maupun layanan perbankan bagi institusi UGM, Kagama dan sebagainya yang membutuhkan pelayanan perbankan langsung dari petugas kami,” paparnya.

Untuk terus bisa berekspansi di Yogyakarta, kata Nixon, maka Bank BTN memerlukan lahirnya banyak pengembang-pengembang baru. Untuk itu, perseroan tidak hanya mendorong mahasiswa atau masyarakat secara umum untuk menabung, berinvestasi, atau merealisasikan kredit dalam berbisnis. Namun juga mengemban misi yang istimewa yakni edukasi mengenai sektor properti, baik sebagai investasi maupun salah satu sektor yang memberikan peluang bagi mahasiswa UGM untuk menjadi developer.

“Misi edukasi ini penting, karena mahasiswa, generasi yang akan menjadi tulang punggung masa depan bangsa untuk belajar tidak hanya di bangku kuliah, tapi mengenal lebih dalam mengenai bisnis di sektor properti langsung dari Bank BTN yang memiliki core competence bisnis pembiayaan properti, serta dari para developer yang merupakan praktisi,” ucap Nixon.

Hingga saat ini Bank BTN telah memiliki 6 Kantor Cabang Pembantu dan 5 Kantor Kas di wilayah Kota Pelajar tersebut. Dengan armada tersebut, perseroan mencatatkan pertumbuhan DPK mencapai sekitar 10% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari sekitar Rp1,1 triliun per Desember 2019 menjadi sekitar Rp1,26 triliun di periode yang sama tahun lalu.

“Pertumbuhan DPK ditopang kenaikan penghimpunan giro yang mencapai sekitar 24,3% yoy per Desember 2020. Pertumbuhan giro ini menjadi wujud kesuksesan program BTN Solusi yang menawarkan bunga simpanan yang menarik dan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah(KPR) dengan bunga murah,” terangnya. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]