Categories: Perbankan

Incar Dana Rp13,5 Triliun, BTN Gelar Program Serbu

Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk BTN meluncurkan program undian SERBU (serba untung) dari tabungan BTN Batara.

Program undian serbu ini merupakan kelanjutan dari program undian yang sudah ada sebelumnya. Setelah sebelumnya sukses dengan program undian Homebastis, BTN optimis program baru yang didapuk nama SERBU ini akan menuai sukses di pasar.

“Evaulasi atas program undian yang sudah dilakukan Bank BTN selama ini menjadi penting buat kami untuk melanjutkan. Pasar membutuhkan itu dan kami berikan sentuhan berbeda dalam program undian Serbu,” ucap Direktur BTN Sis Apik Wijayanto dalam keterangan pers Kamis, 29 Oktober 2015.

Sis Apik menambahkan, dalam program SERBU ini perseroan telah menyiapkan total hadiah lebih dari Rp24 Miliar dengan jumlah hadiah mencapai 1.146 buah yang terdiri dari undian grand prize dan undian regular.

Jika sebelumnya undian grand prize dalam program Homebastis berupa rumah, maka pada program SERBU kali ini hadiah grandprize berupa mobil mewah. Sementara untuk program undian reguler bervareasi dari mobil, sepeda motor dan barang elektronik.

“Program undian ini kita lakukan untuk menarik masyarakat untuk menempatkan dananya di Bank BTN. Kalau bank lain dapat melakukan program undian berhadiah, kami menjawab dengan program SERBU, tidak kalah menarik, banyak untungnya dan banyak mudahnya,” sambung Sis Apik.

Untuk mengikuti program ini masyarakat harus menjadi nasabah Tabungan BTN Batara. Setiap pembukaan rekening baru, nasabah akan mendapatkan 10 poin secara otomatis. Nasabah akan mendapatkan bonus point jika dananya mengendap selama beberapa waktu di rekening tabungan. Jumlah poin juga akan bertambah jika nasabah melakukan transaksi baik di outlet, ATM, mobile banking dan internet banking.

Nasabah yang berhak diikutkan dalam program undian reguler adalah dengan posisi saldo pada akhir periode minimal Rp5 juta. Peningkatan saldo minimal Rp2 juta dihitung sejak awal berlakunya program. Jumlah poin transaksi minimal adalah 30 poin. Sementara untuk mengikuti undian grand prize posisi saldo pada akhir periode minimal Rp25 juta. Peningkatan saldo minimal Rp5 juta dihitung sejak awal keikutsertaan program. Jumlah point transaksi minimal adalah 50 poin.

Periode undian adalah 1 September sampai dengan 31 Maret 2016. Perseroan berharap program ini akan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. “Program ini selain untuk memberikan apresiasi kepada nasabah Tabungan BTN Batara, juga merupakan salah satu upaya Bank BTN untuk meningkatkan penghimpunan dana ritel. Penghimpunan dana ritel berbiaya murah merupakan salah satu program kerja utama perseroan. Dari program ini kami mempunyai target VoA sampai dengan 31 Maret 2016 sekitar Rp5 triliun dengan outstanding sekitar Rp13,5 triliun,” tandas Sis Apik. (*) Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

2 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

3 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

4 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

4 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

4 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

4 hours ago