Ekonomi dan Bisnis

Incar 250 Ribu Wisatawan RI, Begini Strategi yang Dilakukan Taiwan

Jakarta – Pemerintah Taiwan kian masif mengincar wisatawan asal Indonesia untuk melancong ke negeri berjuluk Naga Kecil Asia tersebut. Berbagai strategi jitu disasar agar mampu meraih target kunjungan 250 ribu wisatawan di 2024.

“Kami berharap semakin banyak semakin baik. Kalau bisa melebihi capaian tahun 2023. Semoga dengan berbagai strategi yang kami menargetkan sebanyak 250.000 orang dari Indonesia,” katanya, di Jakarta, Rabu, 28 Februari 2024.

Berdasarkan data pihaknya, kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan menembus 201.950 orang sepanjang 2023. Adapun sebelum pandemi jumlahnya mencapai 229.960 orang.

Ia mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang memiliki potensi terbesar untuk pengembangan pariwisata. 

Baca juga : 4 Destinasi Wisata di Sekitar Tol Bocimi, Ada Suspension Bridge Terpanjang di Asia Tenggara

Untuk memperluas pasar wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Taiwan, Administrasi Pariwisata Taiwan menerapkan berbagai strategi jitu. Salah satunya, mendirikan Kantor Layanan Pariwisata Taiwan di Jakarta.  

“Dengan harapan dapat menjawab kebutuhan wisatawan Indonesia dan memberikan lebih banyak informasi langsung tentang pariwisata Taiwan,” jelasnya.

Lanjutnya, bagi travel agent Indonesia, pendirian Kantor Layanan Jakarta akan meningkatkan efisiensi  komunikasi dan memperkuat pertukaran dan pengembangan industri pariwisata antara kedua tempat. 

Baca juga : Kota Ini Geser Bali jadi Destinasi Wisata Favorit Pelancong Australia

Strategi lain, kata dia, pihaknya juga akan memperkuat pengembangan pariwisata kelas menengah ke atas dan pasar perjalanan MICE (meetings, incentives, conferences and exhibitions).

“Ini akan membawa hubungan pertukaran antara industri pariwisata Taiwan dan Indonesia ke tonggak sejarah baru,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

9 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

9 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

9 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

9 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

9 hours ago

YLKI Yakin Satgas Ramadan Pertamina Mampu Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026

Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More

10 hours ago