Optimisme Pasar Modal Indonesia. (Foto: BEI)
Jakarta – Kursi kepemimpinan orang no satu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkuak beberapa hari lalu, pasca Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dari hasil rapat itu Inarno Djajadi dipercaya memimpin Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018 – 2021.
Hal ini cukup mencengangkan, karena paket dari petahana pimpinan Tito Sulistio hanya diambil satu orang yaitu Hasan Fawzi.
Namun bagaimana harapan pasar kedepan? Tentu pelaku pasar banyak berharap dari jajaran direksi yang telah ditetapkan. Minimal bisa menjembatani keinginan pasar kedepan.
Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada sendiri berharap jajaran direksi BEI baru dapat membawa arah pasar modal dalam negeri bisa lebih baik lagi.
“Tentunya dapat membawa pasar modal lebih baik, dari sisi volume dan value transaksi, jumlah Investor lokal dan emiten baru yang meningkat,” kata Reza di Jakarta, Senin, 25 Juni 2018.
Sementara itu, Pengamat pasar modal Yanuar Rizky sendiri sangat senang dengan komposisi jajaran direksi baru yang telah ditetapkan, selain beberapa nama bukan orang baru, beberapa jabatan juga diisi oleh orang yang merangkak dari level karier dari bawah.
Baca juga: Bursa Tetap Buka Di Hari Pencoblosan Pilkada
Hal tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan pelaku pasar dalam mendorong pasar modal bisa lebih baik.
“Saya cukup gembira dengan komposisi susunan saat ini. Saya mengenal beberapa dari bawah,” jelasnya.
Seperti diketahui, rencana susunan calon direksi BEI yang akan disahkan melalui RUPS BEI dijadwalkan pada 29 Juni 2018 itu terdiri atas Inarno Djajadi (Direktur Utama), Laksono Widodo, Risa Guntoro, Nyoman, Kristian Sihar Manullang, Fitri Hadi, dan Hasan Fawzi.
Inarno sendiri sebenarnya bukan orang baru di pasar modal, ia merupakan Komisaris BEI saat ini. Selain itu ia juga mantan Direktur Utama dan Komisaris PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).
Sementara mantan Dirut KPEI yang juga terpilih di jajaran direksi BEI periode 2018 – 2021 adalah Hasan Fawzi.
Ada juga Laksono Widodo yang merupakan Direktur di PT Mandiri Sekuritas. Awalnya Laksono mengusung paket tersendiri bersama Rudy Utomo, Nyoman, Fithri Hadi, Risa Guntoro, Arisandhi Indrodwisatio, dan Adrian Rusmana.
Adapun jajaran Direksi BEI yang telah ditetapkan diantaranya :
Direktur Utama : Inarno Djajadi
Direktur Penilaian Perusahaan : IGD N Yetna Setyo
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa : Laksono Widito Widodo
Direktur Pengawasan Transaksi : Kristian Sihar Manullang
Direktur Teknologi Informasi : Fithri Hadi
Direktur Pengembangan : Hasan Fawzi
Direktur Keuangan dan SDM : Risa Effenita Rustam. (*)
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More