Keuangan

INA dan Allianz Global Investors Berkolaborasi Hadirkan Peluang Investasi di RI

Jakarta – Indonesia Investment Authority (INA) dan Allianz Global Investors (AllianzGI) melakukan kemitraan strategis yang berfokus pada peluang-peluang investasi bersama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Indonesia.

Kerja sama tersebut dilakukan melalui Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan menciptakan kerangka investasi yang memanfaatkan keahlian dan jaringan bisnis kedua belah pihak dalam memfasilitasi investasi melalui skema hybrid capital solutions.

Hybrid capital solutions merupakan metode pembiayaan inovatif yang memadukan berbagai instrumen keuangan untuk memenuhi beragam kebutuhan investasi yang berfokus pada proyek-proyek infrastruktur dan transisi energi.

Baca juga: Ini Jurus BEI Cegah Masyarakat Terjerat Investasi Bodong

Dalam kemitraan tersebut, INA dan AllianzGI akan berupaya menyalurkan hingga USD200 juta per tahun untuk hybrid capital solutions yang berfungsi sebagai solusi pembiayaan yang disesuaikan untuk bisnis di Indonesia.

Ketua Dewan Direktur INA, Ridha Wirakusumah, mengatakan kemitraan tersebut merupakan keselarasan strategis dengan salah satu manajer aset terkemuka di dunia berdasarkan strategi penyaringan ketat yang dilakukan dan untuk memanfaatkan pengalaman luas dan sumber daya AllianzGI ke dalam mandat strategis INA.

“Bersama-sama, kami bertujuan untuk meningkatkan lanskap investasi di Indonesia, memastikan setiap usaha tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga mematuhi imbal hasil optimal dengan risiko terukur,” ucap Ridha dalam keterangan resmi di Jakarta, 23 September 2024.

Sementara, Lead Portfolio Manager of Asia Private Credit AllianzGI, Sumit Bhandari, menambahkan dengan adanya peluang investasi besar di Indonesia, khususnya bidang infrastruktur dan transisi energi, sejalan dengan prioritas strategis AllianzGI.

“Kami sangat antusias mendukung kemitraan ini, yang berfokus pada penyediaan solusi pembiayaan yang disesuaikan untuk perusahaan-perusahaan pasar menengah yang sedang berkembang, mendorong pembangunan berkelanjutan, dan berkontribusi pada tujuan ekonomi jangka panjang Indonesia,” ujar Sumit.

Baca juga: Terkuak! Ternyata Ini yang Bikin Japfa ‘Nyaman’ Investasi di Vietnam

Adapun, upaya kolaboratif ini, INA dan AllianzGI berkomitmen untuk mengembangkan investasi berkelanjutan yang bertujuan untuk memberikan nilai jangka panjang dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Kemitraan ini menunjukkan komitmen bersama untuk memanfaatkan keahlian gabungan kedua belah pihak dalam mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang baru di Indonesia yang mencerminkan tujuan strategis kedua organisasi untuk memberikan dampak positif pada lanskap investasi lokal dan internasional.
(*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

4 mins ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

16 mins ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

25 mins ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

35 mins ago

CCTV Tol Bisa Dipantau Real-Time di Travoy, Jasa Marga Bantu Pemudik Pilih Rute Terbaik

Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More

43 mins ago

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap 3 Persen, Hanya Diubah Jika Terjadi Krisis Besar

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan batas defisit APBN 3 persen dari PDB tetap dipertahankan.… Read More

51 mins ago