Moneter dan Fiskal

Impor RI Naik 1,64% jadi USD21,35 Miliar

Jakarta – Terdapat peningkatan impor pada Juli 2022. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor pada Juli 2022 sebesar USD21,35 miliar atau meningkat 1,64% secara MoM, dibandingkan Juni 2022 sebesar USD21 miliar.

Setianto Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS mengatakan, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama, secara total nilai impor pada Juli 2022 sebesar USD21,35 miliar meningkat sebesar 39,86% dibandingkan dengan juli 2021 secara yoy dengan nilai sebesar USD15,26 miliar.

Lanjut Setianto, komoditas non migas masih mengalami peningkatan sebesar 25,41% yaitu dari USD13,47 miliar pada juli 2021 menjadi USD16,89 miliar. Sementara, untuk komoditas migas, peningkatannya cukup tajam sebesar 148,38% atau sebesar USD1,79 miliar menjadi USD4,46 miliar secara yoy.

Selain itu, secara MoM komoditas migas pada bulan Juli nilai impor sebesar USD4,46 miliar atau meningkat sebesar 21,30% dibandingkan Juni 2022 sebesar USD3,67 miliar. Sementara, non migas pada bulan Juli 2022 mengalami penurunan 2,53% atau sebesar USD16,89 miliar dari USD17,33 miliar pada Juni 2022.

Baca juga : Impor Naik, Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD930 Juta 

“Secara rinci, untuk perkembangan pertumbuhan secara yoy pada juli 2022 mengalami perlambatan dibandingkan juli 2021 yang sebesar 45,46%, meskipun mengalami perlambatan dilihat secara yoy bulanan pada bulan Juli 2022 masih lebih tinggi secara yoy dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya,” tambahnya. (*) Irawati

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

37 mins ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

57 mins ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

2 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

2 hours ago