Optimisme Pasar Modal Indonesia. (Foto: BEI)
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki Direktur Utama baru yakni Iman Rachman untuk menggantikan Inarno Djajadi yang terpilih sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK. Iman Rachman akan menjabat sebagai Dirut BEI untuk periode 2022-2026.
Berdasarkan informasi yang beredar, pengumuman Iman Rachman untuk diangkat menjadi Dirut BEI akan diumumkan dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI tang telah terjadwal pada 29 Juni 2022 mendatang.
Berdasarkan profilnya, Iman Rachman sebelumnya merupakan Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero).
Selain itu, Iman juga pernah menjabat sebagai direksi di PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) tahun 2019 sampai 2020 sebagai Direktur Utama. Kemudian, ia juga pernah sebagai Direktur Keuangan di PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) tahun 2016 – 2018, dan Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas tahun 2003 – 2016.
Iman menempuh jalur pendidikan sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung pada tahun 1995, dan kemudian meraih gelar Master of Business Administration in Finance dari Leeds University Business School, Leeds, West Yorkshire, Inggris pada 1997 silam.
Dengan demikian, berikut nama-nama direksi Bursa Efek Indonesia yang baru:
Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More
Poin Penting IHSG diproyeksikan masih berpeluang menguat ke kisaran 7.323–7.450, dengan asumsi telah menyelesaikan wave… Read More
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More