News Update

BNI Siapkan 200 Ribu Kartu Debit Chip Tiap Bulan

Jakarta – Bank Indonesia (BI) telah menetapkan National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS) sebagai Standar Nasional Teknologi Chip kartu ATM atau kartu debit yang akan digunakan oleh seluruh penyelenggara kartu ATM atau kartu debit di Indonesia.

Penerapan NSICCS pada kartu debit memiliki tujuan utama untuk meningkatkan keamanan bertransaksi menggunakan kartu debit. Selain itu, implementasi ini juga dapat mendorong terciptanya interoperabilitas instrumen yang sejalan dengan semangat National Payment Gateway (NPG) serta mendukung terciptanya efisiensi sistem pembayaran melalui biaya transaksi yang wajar dan memperhatikan perlindungan konsumen.

Dalam penetapan tersebut, pihak perbankan diminta untuk menggantikan kartu debit magnetic stripe miliknya dengan teknogi kartu chip. BI juga telah menetapkan batas waktu hingga 31 Desember 2018 untuk Implementasi 30 persen kartu debit yang beredar telah menggunakan teknologi chip.

Menanggapi kebijakan itu, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) telah menerbitkan kartu debit dengan teknologi chip sebanyak 200.000 pada setiap bulannya yang dipersiapkan untuk para nasabah yang ingin mengganti kartunya.

“Totalnya kita siapkan setiap bulannya 200.000 keping kartu chip tiap bulan. Itukan bisa untuk ganti kartu nasabah yang hilang, patah atau rusak waktu datang ke cabang,” ungkap Direktur Bisnis Konsumer BNI, Anggoro Eko Cahyo.

Anggoro menambahkan, pihaknya telah melakukan penerbitan kartu debit chip tersebut sejak bulan Juli 2017. Anggoro menyebut, hingga saat ini jumlah kartu debit BNI telah mencapai 24 juta keping. Dirinya optimis secara bertahap hingga akhir 2018 mendatang dapat memenuhi target 30 persen pemakaian kartu debit chip.

“Kami lakukan secara organik dan bertahap, tidak perlu mengganti kartu secara masif karena aturannya juga secara bertahap,” tukas Anggoro.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

3 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

4 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

4 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

5 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

5 hours ago