Poin Penting
Jakarta – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) resmi melakukan perubahan logo perseroan. Perubahan identitas visual yang dilakukan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) ini ditetapkan pada 13 Januari 2026.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen BRI Finance menyampaikan bahwa perubahan logo dilakukan sejalan dengan penyesuaian identitas visual perseroan.
Langkah ini bertujuan mencerminkan keselarasan merek (brand alignment) dalam menjalankan kegiatan usaha pembiayaan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika industri.
“Perseroan telah menetapkan perubahan logo. Sejalan dengan perubahan tersebut, dilakukan pula penyesuaian logo untuk mencerminkan keselarasan identitas visual dalam usaha,” tulis manajemen dikutip 15 Januari 2026.
Baca juga: Cek Rekening! BRI Cairkan Dividen Interim Rp20,6 Triliun Hari Ini
BRI Finance menegaskan, perubahan logo ini tidak menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. Seluruh aktivitas bisnis tetap berjalan normal sebagaimana mestinya.
BRI Finance masih mengusung warna biru sebagai inti identitas perseroan. Jika pada logo sebelumnya perseroan menggunakan kombinasi warna biru dan kuning, kini logo perusahaan pembiayaan ini lebih didominasi warna biru.
Sebelumnya, BRI sebagai perusahaan induk telah mengganti logonya 16 Desember 2025. Ini sebagai upaya BRI memperluas visinya menjadi bank universal alias satu bank untuk semua.
Baca juga: BRI Finance Siapkan Rp700 Miliar untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
Adapun tujuan dari perubahan logo tersebut agar perseroan dapat memperluas jangkauannya ke berbagai kalangan masyarakat. Perubahan juga dilakukan agar BRI tetap relevan, sesuai dengan perkembangan zaman.
“Kami ingin me-refresh brand ini untuk membantu mengubah cara pandang masyarakat terhadap BRI agar menjadi positif,” kata Hery Gunardi, Direktur Utama BRI beberapa waktu lalu. (*)
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More
Poin Penting Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, tumbuh 12,7 persen (yoy) dan melampaui target… Read More