Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka naik tipis 3,25 poin atau 0,05 persen ke level 5.954,72 pada perdagangan Jumat, 6 Oktober 2017. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik tipis 0,82 poin atau 0,08 persen ke level 992,78.
Indeks berhasil naik pagi tadi seiring sentimen positif yang muncul di pasar, salah satunya Indeks AS semalam yang ditutup menguat dengan S&P500 mencatat kenaikan dalam 8 hari berturut-turut.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, kenaikan bursa ini dipicu oleh penguatan sektor keuangan dan informasi teknologi, yang mendapat sentimen positif dari disetujuinya anggaran USD1,4 triliun, sebuah langkah realisasi pertama dari reformasi pajak.
Di sisi lain, dari ekonomi, data jobless claims tercatat turun 12.000 ke 260.000, inline dengan konsensus dan mengindikasikan kuatnya lapangan pekerjaan di AS. Sentimen positif lain, data defisit perdagangan AS tercatat turun 2,7 persen ke US$ 4,2 miliar di bulan Agustus, factory orders meningkat 1,2 persen.
Sementara itu harga minyak tercatat melemah ke USD56,9/barel meski data persediaan minyak mentah AS turun 6 juta barel ke 465 juta barel. Pelemahan harga minyak disinyalir disebabkan oleh ekspektasi kembali normalnya aktivitas penyulingan minyak di AS paska badai Harvey di tengah stabilnya permintaan. Di sisi lain harga emas tercatat flat di USD1.268/toz.
IHSG diperkirakan bergerak flat, menanti dirilisnya data kinerja keuangan emiten di kuartal III-2017. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More