Papan saham, IHSG dibuka turun. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 12,712 poin atau 0,15% ke level 4.866,150 pada perdagangan Selasa, 26 April 2016.Indeks kembali terkoreksi seiring belum maraknya sentimen positif yang dapat menggerakan pasar.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Bursa AS sendiri ditutup terkoreksi tadi malam, di mana investor lebih bersikap wait and see terhadap hasil pertemuan The Fed yang digelar pada minggu ini dan rilis sejumlah laporan keuangan emiten.
Federal Reserve akan mengumumkan keputusan terkait suku bunga setelah berlangsungnya pertemuan selama dua hari. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan setelah rilisnya beberapa data ekonomi AS yang variatif dan pasar keuangan yang mengalami volatilitas baru-baru ini.
Sama halnya dengan bursa AS, semalam mayoritas bursa Eropa juga ditutup melemah. Kondisi tersebut ikut mendorong mayoritas bursa regional Asia juga dibuka turun.
Kendati demikian peluang IHSG dapat menguat masih tetap ada, namun tipis, seiring melemahnya mayoritas bursa global dan Asia. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More