Penghimpunan dana
Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 15,748 poin atau 0,35% ke level 4.526,216 pada perdagangan Rabu, 27 Januari 2016. Sementara indeks LQ45 dibuka menguat 4,470 poin atau 0,57% ke level 787,393.
Penguatan ini sejalan dengan kondisi bursa AS maupun Eropa semalam yang ditutup rebound, sentimen positif dari penguatan harga minyak.
Mengutip Riset Samuel Sekuritas Indonesia, harga minyak dunia kembali menjadi sentimen utama yang membawa bursa global menguat semalam. Bursa Eropa menguat sekitar 1,1% sementara Dow dan S&P 500 menguat masing-masing 1,8% dan 1,4% seiring harga minyak Brent yang rebound 4,2% semalam, kembali ke level USD31.8/barel.
Penguatan harga minyak semalam memfaktorkan pernyataan OPEC yang menghimbau pemotongan produksi bagi seluruh produsen baik di dalam OPEC maupun kompetitor.
Sejalan dengan penguatan harga minyak, harga komoditas lainnya seperti Nikel dan Timah juga menguat semalam, masing-masing 1.4% dan 3.6%.
Meski demikian, harga minyak WTI pagi ini dibuka melemah sekitar 1.9% yang berpotensi menjadi sentimen negatif bagi penguatan bursa Asia. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More