PNBN Gunakan Seluruh Dana Obligasi Berkelanjutan II 2018 Untuk Kredit
Jakarta — PT Bank Panin Indonesia Tbk (Panin Bank) berencana akan menurunkan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM).
Direktur utama Panin Bank Herwidayatmo menilai, penurunan tersebut guna mengikuti kebijakan Bank Indonesia yang telah menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate.
“NIM pasti turun ke depan tapi masih bisa menutup biaya operasi bank,” ungkap Herwidayatmo di Thamrin Nine, Jakarta, Kamis, 28 September 2017.
Baca juga: Saatnya Bank Turunkan Suku Bunga Kredit
Herwidyatmo menyebut, hingga akhir tahun pihaknya memproyeksi NIM Panin Bank akan mengalami penurunan tipis. Namun dirinya meyakinkan, walau NIM mengalami penurunan, namun hal tersebut diharapkan masih bisa menutup biaya operasi bank.
Seperti diketahui, hingga Juni 2017 NIM Panin Bank tercatat sebesar 4,63 persen atau turun dari periode sama tahun lalu di level 5,02 persen.
Selain itu, dari pihak BI sendiri berharap, perbankan bisa lebih melakukan efisiensi biaya guna mendorong penurunan suku bunga perbankan. Dimana salah satu yang bisa diturunkan oleh perbankan adalah rasio net interest margin (NIM).
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More