Ilustrasi - Pasar modal Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan pada periode 6-10 Januari 2025 mengalami penurunan sebesar 1,05 persen menjadi berada pada level 7.088,86 dari 7.164,42 pada pekan lalu.
Di samping itu, kapitalisasi pasar Bursa pun mengalami perubahan sebesar 0,34 persen menjadi Rp12.403 triliun dari Rp12.445 triliun pada sepekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Sepekan Turun 1,05 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.403 Triliun
Berdasarkan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top laggards atau saham yang memicu penurunan gerak IHSG pada pekan lalu, antara lain:
Baca juga: BCA Syariah Bukukan Laba Bersih Rp164,9 Miliar Jelang Akhir 2024
Baca juga: Bank Mandiri Raup Laba Bersih Rp42 Triliun di Kuartal III 2024, Naik 7,56 Persen
Baca juga: BRI Raih Laba Bersih Rp45,36 Triliun di Triwulan III-2024
Perubahan turut dialami oleh rata-rata nilai transaksi harian Bursa dengan perubahan sebesar 10,45 persen menjadi Rp8,72 triliun dari Rp9,74 triliun pada pekan sebelumnya.
Diikuti rata-rata volume transaksi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 17,37 persen menjadi lembar 17,66 miliar lembar saham dari 21,38 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Meski begitu, peningkatan terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa sebesar 0,89 persen menjadi 1,04 juta kali transaksi dari 1,03 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Baca juga: BI Sebut Aliran Modal Asing Keluar Indonesia di Pekan Kedua 2025 Capai Rp4,38 Triliun
Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp201,56 miliar dan investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp2,94 triliun sepanjang tahun 2025. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More