IHSG Turun ke Level 7.088 Sepekan, 5 Saham Ini Pemicunya

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan pada periode 6-10 Januari 2025 mengalami penurunan sebesar 1,05 persen menjadi berada pada level 7.088,86 dari 7.164,42 pada pekan lalu.

Di samping itu, kapitalisasi pasar Bursa pun mengalami perubahan sebesar 0,34 persen menjadi Rp12.403 triliun dari Rp12.445 triliun pada sepekan sebelumnya. 

Baca juga: IHSG Sepekan Turun 1,05 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.403 Triliun

Berdasarkan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top laggards atau saham yang memicu penurunan gerak IHSG pada pekan lalu, antara lain:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyumbang pelemahan tertinggi sebesar 21,54 poin ke IHSG, dengan penurunan harga saham 3,37 persen.
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyumbang sebanyak 17,89 poin ke penurunan IHSG, dengan harga saham yang melemah 3,45 persen.
  3. PT Chandra Asia Pacific Tbk (TPIA) menyumbang pelemahan 8,58 poin ke IHSG, dengan harga saham yang turun 5,23 persen.
  4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyumbang penurunan sebanyak 8,15 poin ke IHSG, dengan pelemahan harga saham 8,15 persen.
  5. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memberikan 8,11 poin ke penurunan IHSG, dengan harga saham yang melemah 2,55 persen.
Baca juga: BCA Syariah Bukukan Laba Bersih Rp164,9 Miliar Jelang Akhir 2024
Baca juga: Bank Mandiri Raup Laba Bersih Rp42 Triliun di Kuartal III 2024, Naik 7,56 Persen
Baca juga: BRI Raih Laba Bersih Rp45,36 Triliun di Triwulan III-2024

Perubahan turut dialami oleh rata-rata nilai transaksi harian Bursa dengan perubahan sebesar 10,45 persen menjadi Rp8,72 triliun dari Rp9,74 triliun pada pekan sebelumnya.

Diikuti rata-rata volume transaksi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 17,37 persen menjadi lembar 17,66 miliar lembar saham dari 21,38 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. 

Meski begitu, peningkatan terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa sebesar 0,89 persen menjadi 1,04 juta kali transaksi dari 1,03 juta kali transaksi pada pekan lalu. 

Baca juga: BI Sebut Aliran Modal Asing Keluar Indonesia di Pekan Kedua 2025 Capai Rp4,38 Triliun

Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp201,56 miliar dan investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp2,94 triliun sepanjang tahun 2025. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

1 hour ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

2 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

3 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

3 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

3 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

4 hours ago