IHSG Terus Menguat Usai Penetapan Presiden Jokowi

Jakarta – Pasar merespon positif sentimen penetapan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal tersebut terlihat dari pergerakan saham, Senin, 1 Juli 2019. Berdasarkan pantauan infobank, IHSG dibuka menguat 30 poin (0,52%) ke level 6.391,06. Sementara Indeks LQ45enguay 6,48 poin (0,67%) ke level 1.020.

Penguatan ini diharapkan terus berlanjut, setelah pada Jumat 28 Juni 2019 IHSG ditutup menguat sebesar 5,92 poin atau 0,09% ke level 6.358. Apalagi, jika melihat kondisi market global saat ini terpantau positif.

Analis Investa Saran Mandiri, Hans Kwee mengatakan Bursa saham Wall Street di AS sendiri berada di zona hijau didorong oleh saham saham bank. Wall Street membukukan posisi tertinggi di semester pertama 2019 jika dihitung dalam 2 dekade terakhir.

“Sementara itu para investor terus memantau perkembangan agenda pertemuan Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari China, Presiden Xi Jinping. Pasar berharap ada kemajuan dalam penyelesaian konflik dagang kedua negara,” ujarnya.

Sekedar informasi, Indeks Dow Jones Industrial Average ( DJIA) sendiri tercatat naik 0,28 persen ke level 26.599. Indeks S&P 500 naik 0,58 persen finis di posisi 2.941 dan Indeks Nasdaq Composite me nanjak 0,48 persen ke level 8.006.

Disisi lain bursa Eropa membukukan kinerja terbaik semester pertama tahun ini. Kinerja ini terjadi da|am 2 dekade terakhir.

Kendati demikian, para investor wait and see negosiasi konflik dagang AS vs China untuk melihat apakah rally ini akan berlanjut.

Di bursa Jerman, Indeks DAX menguat 1,04 persen ke posisi 12.398. Indeks FTSE di market saham Inggris menguat 0,31 persen ke level 7.425 dan Indeks CAC di pasar saham Perancis naik 0,83 persen pada posisi 5.538. (*)

Apriyani

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

9 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

10 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

11 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

11 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

11 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

11 hours ago