News Update

IHSG Terkoreksi 21 Poin

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi sebesar 21.96 poin atau 0.36% ke level 6.011,72 pada perdagangan Kamis, 2 Agustus 2018.

Sejak dibuka hingga jeda perdagangan siang ini, Indeks sempat menyentuh level terendahnya di 6.011,72 dan posisi tertingginya pada level 6.055,06. Tercatat, Investor asing melakukan aksi beli bersih (nett buy) hingga Rp154,76 miliar.

Transaksi investor sendiri tercatat senilai Rp7.91 triliun, Frekuensi perdagangan mencapai sebanyak 429,365 kali transaksi, dengan volume 10.43 miliar lembar saham yang diperdagangkan. Ada sebanyak 148 saham menguat, 230 melemah dan 131 saham tak bergerak.

Tercatat, saham-saham yang mengalami penurunan harga terdalam dialami oleh saham TPMA sebesar Rp52 atau 14.29% ke posisi Rp311 per saham, MLPT sebesar Rp115 atau 12.92% menjadi Rp775 per saham serta NUSA sebesar Rp36 atau 12.41% menjadi Rp254 per saham.

Sementara, saham-saham yang mengalami peningkatan harga diantaranya GLOB naik sebesar Rp51 atau 32.48% menjadi Rp208 per saham, RIGS naik Rp58 atau 25% menjadi Rp290 per saham serta TCPI naik sebesar Rp800 poin atau 24.92% menjadi Rp4.010 per saham. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

11 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago