Selama Yield Pemerintah Diatas 6,5%, Pasar Obligasi Masih Menarik
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 16,61 poin atau 0,29% ke level 5.776,28 pada perdagangan Kamis, 15 Juni 2017. Sementara Indeks LQ45 turun 4,01 poin atau 0,41% ke level 970,15.
Aksi jual saham menjadi pemicu pelemahan indeks hari ini. Kondisi itu mendorong mayoritas sektoral saham di lantai bursa kompak melemah dengan pelemahan terbesar terjadi pada sektor aneka industri 2,31%.
Posisi tertinggi IHSG sendiri sempat terjadi pada posisi 5.791,204 dan terendah pada 5.768,154.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi 278.816 kali transaksi dan volume sebanyak 6,9 miliar lembar saham senilai Rp5,3 triliun. Sebanyak 131 saham menguat, 186 saham melemah dan 120 saham stagnan.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya, Gudang Garam (GGRM) naik Rp1.000 ke Rp80.000, Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik Rp740 ke Rp5.350, Bayan Rsources (BYAN) naik Rp500 ke Rp6.800 dan Metropolitan Kentjana (MKPI) naik Rp350 ke Rp26.050.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antarnya, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp440, Sona Topas (SONA) turun Rp440 ke Rp1.410, Siloam (SILO) turun Rp325 ke Rp12.325 dan Astra International (ASII) turun Rp250 ke Rp8.875.
Adapun kondisi bursa-bursa Asia seperti Indeks Nikkei 225 turun 51,699 poin (0,26%) ke level 19.831,820, Indeks Hang Seng anjlok 310,561 poin (1,20%) ke level 25.565,340, Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,820 poin (0,06%) ke level 3.132,490 dan Indeks Straits Times melemah 21,340 poin (0,66%) ke level 3.232,090. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More