Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 19,72 poin atau 0,38%. IHSG terkerek bursa global ke level 5.168,63 pada perdagangan Kamis 1 Desember 2016. Sementara indeks LQ45 bergerak menguat 4,97 poin atau 0,58% ke level 862,22.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Insonesia, IHSG terkerek bursa global sejalan dengan kondisi bursa global, dimana
Indeks AS semalam ditutup menguat didorong oleh saham berbasis energi seiring dengan keputusan OPEC yang telah sepakat mengurangi produksinya.
Dari pasar Eropa, sentimen yang sama telah mendorong sebagian besar indeks acuan di wilayah tersebut tercatat naik.
Dari update data terkini, investor tengah menanti rilisnya data manufacturing PMI dan nonfarm payrolls termasuk unemployment rate. VIX indeks tercatat naik menjadi 13.3 dari 12.9.Sementara itu dari pasar komoditas dunia, emas tercatat turun.
Dari pasar Asia Pasifik, pagi ini beberapa indeks acuan bergerak naik merefleksikan kenaikan bursa AS dan Eropa dengan sentimen yang sama.
IHSG pun diperkirakan hari ini berpotensi naik, fokus pasar masih sama yakni kenaikan suku bunga The Fed bulan depan dan dampak keputusan penurunan produksi oleh OPEC.
Di tengah minimnya katalis, santa claus rally akan cukup berperan penting dalam kenaikan indeks di bulan Des (ceteris paribus). (*) Dwitya Putra
(Baca juga: Marak Aksi Beli, IHSG Naik ke Level 5.148)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More