Categories: Market Update

IHSG Terdongkrak Naik Oleh Aksi Beli Selektif

Jakarta–Indeks Harga Saham Gungan (IHSG) ditutup naik 10,461 poin atau 0,23% ke level 4.491,737 pada perdagangan Selasa, 19 Januari 2016. Sementara indeks LQ45 ditutup menguuat 6,208 poin atau 0,80% ke level 782,428.

Penguatan indeks didorong aksi beli selektif di berbagai sektor saham. Kondisi tersebut membuat mayoritas sektoral saham di lantai bursa tercatat menguat.

Perdagangan kali ini sendiri ada tujuh sektor saham yang mengalami kenaikan, sementara tiga sektor lainnya melemah. Pelemahan tertinggi terjadi di sektor tambang yang turun 0,55%. Sementara penguatan tertinggi terjadi di sektor industri dasar yang naik 0,91%.

Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 180.216 kali transaksi dan volume 3,291 miliar saham, senilai Rp3,43 triliun Sebanyak 135 saham naik, 110 saham turun, dan sisanya 94 saham stagnan.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers adalah SQBI naik Rp12.500 ke Rp317.500, UNTR naik Rp275 ke Rp16.075, UNVR naik Rp250 ke Rp35.900, dan ICBP naik Rp225 ke Rp14.300. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Poin Penting Bank Mandiri memperkuat peran sebagai agen pembangunan melalui dukungan terintegrasi UMKM, Bank Mandiri… Read More

2 hours ago

Allianz Syariah Gandeng BTPN Syariah Hadirkan Guardia RENCANA Syariah

Poin Penting Allianz Syariah dan BTPN Syariah menjalin kerja sama strategis dengan meluncurkan produk kolaborasi… Read More

14 hours ago

OJK Cabut Izin Usaha Varia Intra Finance, Ini Alasannya

Poin Penting OJK mencabut izin usaha PT Varia Intra Finance (VIF) melalui SK Anggota Dewan… Read More

14 hours ago

Fundamental Kuat, Amartha Buka Peluang IPO

Poin Penting Amartha buka peluang IPO di Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari strategi pengembangan… Read More

14 hours ago

Harga Emas Global Diprediksi Tembus USD10.000 per Troy Ons

Jakarta – Pergerakan harga emas global diproyeksikan menembus di level 10.000 dolar Amerika Serikat (AS)… Read More

15 hours ago

OJK Dorong Bank KMBI I Perkuat Permodalan Lewat Konsolidasi

Poin Penting OJK menilai bank KBMI I (modal inti hingga Rp6 triliun) masih berpeluang memperkuat… Read More

15 hours ago