Poin Penting
- IHSG ditutup menguat 7,57 persen ke level 5.746,64 pada perdagangan 9 Juni 2026.
- Sebanyak 678 saham menguat, sementara hanya 89 saham melemah.
- Seluruh sektor mencatat kenaikan dengan sektor bahan baku dan energi memimpin penguatan.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli pada penutupan perdagangan Selasa, 9 Juni 2026. Indeks ditutup melonjak 7,57 persen atau 404,51 poin ke level 5.746,64 dari posisi sebelumnya 5.342,13.
Penguatan tersebut diikuti mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 678 saham ditutup menguat, 89 saham terkoreksi, dan 48 saham bergerak stagnan.
Aktivitas perdagangan juga berlangsung cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 45,11 miliar saham yang diperdagangkan sebanyak 2,71 juta kali. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp28,01 triliun
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Melesat 4,82 Persen ke 5.599, Sentimen Buyback Saham jadi Pendorong
Kinerja positif juga tecermin pada indeks-indeks utama di pasar saham domestik. Indeks LQ45 naik 8,01 persen menjadi 569,32, IDX30 menguat 8,17 persen ke level 322,68, Sri-Kehati meningkat 7,36 persen menjadi 278,38, sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) melonjak 8,82 persen ke posisi 347,61.
Tak hanya itu, seluruh sektor saham turut berakhir di zona hijau. Sektor bahan baku memimpin penguatan dengan kenaikan 9,97 persen, disusul sektor energi 9,20 persen, sektor industrial 8,55 persen, sektor transportasi 7,38 persen, sektor infrastruktur 7,37 persen, dan sektor keuangan 7,14 persen.
Sementara itu, sektor siklikal menguat 5,74 persen, sektor non-siklikal naik 5,60 persen, sektor kesehatan meningkat 4,88 persen, sektor teknologi menguat 3,15 persen, dan sektor properti naik 2,36 persen.
JARR, RAJA, dan SGRO Pimpin Penguatan
Di jajaran saham dengan kenaikan terbesar (top gainers), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) menjadi yang paling menonjol.
Baca juga: IHSG Mulai Bergairah, Dibuka Menguat 1,00 Persen ke Level 5.395
Sebaliknya, saham PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) masuk dalam daftar saham dengan pelemahan terbesar (top losers).
Adapun saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang sesi adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). (*)
Editor: Yulian Saputra


