Market Update

IHSG Tembus Level 9.000, Begini Respons BEI

Poin Penting

  • IHSG cetak rekor baru dengan menembus level 9.000 dan ditutup di 9.032,58, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor pada 2026.
  • Sinergi BEI, OJK, dan SRO serta dukungan kebijakan pemerintah menjadi faktor utama terciptanya sentimen positif pasar.
  • Pasar modal 2025 mencatat kinerja kuat, ditandai 20,3 juta investor, 26 IPO dengan dana Rp18,1 triliun, dan 24 kali rekor ATH.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (14/1), berhasil ditutup menembus level 9.000 sekaligus memecahkan rekor all-time-high (ATH) dengan ditutup di level 9.032,58 menguat 0,94 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya. 

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, menuturkan, capaian tersebut merupakan cerminan semakin kuatnya kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional pada 2026.

“Dukungan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi turut berperan penting dalam menciptakan sentimen positif yang konsisten di pasar,” ujar Kautsar dalam keterangan resmi dikutip, Kamis, 15 Januari 2026.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,46 Persen ke Level 9.074

Hasil yang positif tersebut juga berasal dari sinergi kuat antara BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, yakni PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia serta PT Kustodian Sentral Efek Indonesia.

Tidak hanya itu, seluruh pemangku kepentingan turut mendorong penguatan ekosistem pasar modal Indonesia sehingga mampu menghasilkan berbagai pencapaian.

Rekor Pasar Modal Sepanjang 2025

Sepanjang 2025, pasar modal Indonesia mencatatkan berbagai rekor tertinggi, antara lain jumlah investor yang mencapai 20,3 juta, pencatatan 26 saham baru dengan total dana yang dihimpun melalui Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp18,1 triliun dengan enam di antaranya merupakan Lighthouse IPO. 

Aktivitas perdagangan pada 2025 juga menunjukkan tren yang kuat, dengan IHSG ditutup menguat 22,10 persen di level 8.644,26 pada Senin (29/12) dan mencatatkan 24 kali rekor ATH.

Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cermati 4 Saham Rekomendasi Analis

Pencapaian tersebut menegaskan posisi pasar modal Indonesia yang semakin resilien dan berdaya saing global, sekaligus memperkuat peran BEI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

BEI bersama SRO, OJK, dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur pasar modal serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan guna mendorong pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan dan inklusif. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

KPK Gelar 2 OTT Sekaligus, Salah Satunya di Kantor Bea Cukai Jakarta

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More

3 hours ago

OJK Dorong KUB BPD Tingkatkan Kredit UMKM dan Ekonomi Daerah

Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More

3 hours ago

Psikologi Konsolidasi Bank

Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Beberkan Penerimaan Pajak Januari 2026 Capai Rp116,2 T, Tumbuh 30,8 Persen

Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More

4 hours ago

Andy Arslan Djunaid Mundur dari Kursi Komut JMA Syariah, Ada Apa?

Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Saham BBTN, AMMN, dan BRIS Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More

4 hours ago