Ilustrasi pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (21/11) berbalik menguat ke level 7.195,93 atau naik 0,22 persen dari dibuka pada level 7.180,26.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 9,46 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 635 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,57 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 272 saham terkoreksi, sebanyak 270 saham menguat dan sebanyak 233 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Investasi Jumbo, Sugiman Halim Tambah Kepemilikan Saham BOAT jadi 10,51 Persen
Lebih lanjut, hampir seluruh sektor turut mengalami penguatan, dengan sektor infrastruktur meningkat 1,09 persen, sektor energi naik 1,06 persen, sektor kesehatan menguat 0,70 persen, sektor teknologi dan sektor bahan baku meningkat 0,31 persen.
Kemudian, sektor industrial naik 0,28 persen, sektor siklikal menguat 0,24 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,04 persen.
Sementara itu, sektor sisanya mengalami pelemahan, sektor keuangan turun 0,45 persen, sektor properti melemah 0,40 persen, dan sektor non-siklikal merosot 0,30 persen.
Baca juga: STAR Asset Management: Sektor Perbankan jadi Peluang Emas di Tengah Koreksi Pasar Saham
Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,88 persen, Straits Times Index Singapore mengalami penurunan 0,03 persen, dan Hang Seng Index Hong Kong mengalami pelemahan 0,42 persen.
Lalu, indeks Indonesia LQ45 Index Jakarta melemah 0,15 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,21 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More