Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 17 Juli 2025, kembali ditutup menguat ke level 7.275,34 dari posisi sebelumnya di 7.192,01 atau menguat 1,16 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 12,44 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 941 kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,23 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 211 saham terkoreksi, sebanyak 341 saham menguat dan sebanyak 246 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,62 Persen ke Level 7.236
Lalu hampir seluruh sektor juga mencatatkan penguatan. Sektor teknologi memimipin dengan kenaikan sebesar 6,73 persen, diikuti sektor transportasi yang naik 2,20 persen, dan sektor infrastruktur yang menguat 1,74 persen.
Sektor non-siklikal turut naik 1,06 persen, sektor energi meningkat 0,59 persen, sektor bahan baku menguat 0,50 persen, sektor kesehatan naik 0,40 persen, dan sektor siklikal meningkat tipis 0,04 persen. Sektor keuangan tercatat menguat tipis dalam kondisi flat.
Baca juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Ini Katalis Penggeraknya
Sementara itu, dua sektor mengalami pelemahan, yakni sektor industrial yang turun 0,46 persen dan sektor properti merosot 0,32 persen.
Adapun indeks-indeks utama bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index naik 0,20 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,13 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,10 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More