Market Update

IHSG Sesi I Menguat ke Level 8.517, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting

  • IHSG ditutup menguat 0,11% ke level 8.517 pada sesi I, dengan nilai transaksi mencapai Rp12,73 triliun.
  • Mayoritas sektor bergerak di zona hijau, dipimpin sektor siklikal dan energi, meski properti dan keuangan melemah.
  • Bursa Asia cenderung menguat, kecuali Nikkei 225 Tokyo yang turun 1,87 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 1 Desember 2025, ditutup bertahan di zona hijau ke level 8.517,81 dari posisi 8.508,70 atau naik 0,11 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 27,96 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,60 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,73 triliun.

Kemudian, tercatat terdapat 348 saham terkoreksi, sebanyak 318 saham menguat dan sebanyak 143 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: Awal Desember, IHSG Dibuka Semringah ke Level 8.548

Lebih lanjut, mayoritas sektor juga bergerak menguat, dengan sektor siklikal naik 1,58 persen, sektor energi meningkat 1,12 persen, sektor infrastruktur menguat 0,82 persen, sektor teknologi naik 0,59 persen.

Selain itu, sektor kesehatan meningkat 0,34 persen, sektor industrial menguat 0,13 persen, sektor bahan baku naik 0,09 persen, dan sektor non-siklikal meningkat 0,06 persen.

Sedangkan, sektor sisanya melemah, dengan sektor properti turun 1,72 persen, sektor transportasi merosot 0,21 persen, dan sektor keuangan melemah 0,06 persen.

Baca juga: Begini Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,45 persen dan Hang Seng Index meningkat 0,73 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 1,87 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

7 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

9 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

11 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

12 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

13 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

13 hours ago