Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Jumat, 7 November 2025, ditutup menguat di level 8.360,83 dari posisi sebelumnya 8.337,05 atau naik 0,29 persen.
Berdasarkan data RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 13,27 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,11 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,85 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 303 saham terkoreksi, sebanyak 286 saham menguat dan sebanyak 212 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Ditutup Parkir di Zona Hijau ke 8.337, Saham TRIM, WOOD dan ELPI Masuk Top Gainers
Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga bergerak menguat, dengan sektor infrastruktur dan sektor properti meningkat 0,96 persen, sektor kesehatan naik 0,86 persen, sektor energi menguat 0,46 persen, sektor teknologi meningkat 0,36 persen, sektor keuangan naik 0,33 persen,
Sementara itu, sektor bahan baku bergerak datar di zona hijau.
Baca juga: IHSG Lanjut Menguat, Dibuka Naik ke Posisi 8.347
Adapun sektor yang terkoreksi meliputi sektor transportasi turun 0,59 persen, sektor industrial merosot 0,40 persen, sektor non-siklikal melemah 0,30 persen, dan sektor siklikal turun 0,02 persen.
Adapun Indeks bursa Asia tercatat bergerak bervariasi. Hang Seng Index melemah 1,02 persen, Nikkei 225 Index di Tokyo turun 1,62 persen, sementara Shanghai Composite Index justru naik tipis 0,06 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More