Market Update

IHSG Sesi I Menguat ke Level 8.360, Sektor Infrastruktur dan Properti Pimpin Kenaikan

Poin Penting

  • IHSG sesi I menguat 0,29% ke level 8.360,83 dengan total transaksi mencapai Rp6,85 triliun.
  • Sektor infrastruktur dan properti memimpin penguatan, masing-masing naik 0,96%, disusul sektor kesehatan dan energi.
  • Bursa Asia bergerak bervariasi, dengan Hang Seng dan Nikkei 225 melemah, sementara Shanghai Composite naik tipis.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Jumat, 7 November 2025, ditutup menguat di level 8.360,83 dari posisi sebelumnya 8.337,05 atau naik 0,29 persen.

Berdasarkan data RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 13,27 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,11 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,85 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 303 saham terkoreksi, sebanyak 286 saham menguat dan sebanyak 212 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Ditutup Parkir di Zona Hijau ke 8.337, Saham TRIM, WOOD dan ELPI Masuk Top Gainers

Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga bergerak menguat, dengan sektor infrastruktur dan sektor properti meningkat 0,96 persen, sektor kesehatan naik 0,86 persen, sektor energi menguat 0,46 persen, sektor teknologi meningkat 0,36 persen, sektor keuangan naik 0,33 persen,

Sementara itu, sektor bahan baku bergerak datar di zona hijau.

Baca juga: IHSG Lanjut Menguat, Dibuka Naik ke Posisi 8.347

Adapun sektor yang terkoreksi meliputi sektor transportasi turun 0,59 persen, sektor industrial merosot 0,40 persen, sektor non-siklikal melemah 0,30 persen, dan sektor siklikal turun 0,02 persen.

Adapun Indeks bursa Asia tercatat bergerak bervariasi. Hang Seng Index melemah 1,02 persen, Nikkei 225 Index di Tokyo turun 1,62 persen, sementara Shanghai Composite Index justru naik tipis 0,06 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Pemerintah Belum Siapkan Perppu Defisit APBN, Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Aman

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More

3 hours ago

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

3 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

3 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

4 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

4 hours ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

4 hours ago