Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 11 Agustus 2025, masih mampu ditutup di zona hijau pada level 7.590,17, naik 0,75 persen dari posisi penutupan sebelumnya di 7.533,38.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 13,50 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,13 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,92 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 228 saham terkoreksi, sebanyak 350 saham menguat dan sebanyak 220 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Menguat 0,58 Persen ke Level 7.533 Jelang Akhir Pekan
Lebih lanjut, hampir seluruh sektor mencatat kinerja positif. Sektor transportasi memimpin kenaikan dengan menguat 2,06 persen, diikuti sektor keuangan naik 1,18 persen, infrastruktur naik 1,09 persen, properti menguat 0,84 persen, dan energi naik 0,60 persen.
Sektor siklikal juga menguat 0,50 persen, sektor industrial naik 0,36 persen, sektor non-siklikal menguat 0,20 persen, dan sektor kesehatan naik 0,16 persen.
Sementara itu, sektor teknologi melemah 0,49 persen dan sektor bahan baku turun 0,15 persen.
Baca juga: IHSG Sepekan Turun Tipis, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp13.555 Triliun
Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,49 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 1,85 persen, dan Hang Seng Index menguat 0,12 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More