Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 4 Agustus 2025, berbalik ditutup merosot ke level 7.512,90 dari posisi 7.537,76 atau melemah 0,33 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 16,19 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,18 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,17 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 268 saham terkoreksi, sebanyak 330 saham menguat dan sebanyak 201 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,15 Persen ke Posisi 7.548
Meski IHSG melemah, mayoritas sektor masih mencatatkan penguatan. Sektor kesehatan memimpin dengan kenaikan 1,61 persen, diikuti sektor teknologi yang naik 1,22 persen, sektor infrastruktur 1,05 persen, sektor barang konsumen siklikal 0,98 persen, sektor transportasi 0,59 persen, sektor properti 0,48 persen, dan sektor industri 0,40 persen.
Adapun sektor-sektor yang terkoreksi meliputi sektor energi yang turun 0,54 persen, sektor keuangan melemah 0,38 persen, sektor non-siklikal turun 0,06 persen, dan sektor bahan baku turun tipis 0,05 persen.
Baca juga: IHSG Berpeluang Melemah, Cek Rekomendasi Saham Berikut
Sementara itu, bursa saham Asia terpantau bervariasi. Hang Seng Index naik 0,43 persen, Shanghai Composite menguat 0,26 persen, sedangkan Nikkei 225 Tokyo terkoreksi cukup dalam sebesar 1,35 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More