Market Update

IHSG Sesi I Melemah 0,60 Persen, Ditutup di Level 8.921

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup melemah 0,60% ke level 8.921,66, turun dari pembukaan di 8.975,33.
  • Mayoritas sektor tertekan, dengan penurunan terdalam pada sektor industrial (-3,45%) dan bahan baku (-2,10%).
  • Di tengah pelemahan IHSG, bursa Asia kompak menguat, dipimpin Hang Seng (+1,21%).

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Selasa (27/1) ditutup lanjut melemah 0,60 persen ke level 8.921,66, turun dari posisi pembukaan di 8.975,33.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 33,23 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,07 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp15,11 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 441 saham terkoreksi, sebanyak 232 saham menguat dan sebanyak 130 saham stagnan.

Baca juga: Investor Asing Kembali Catat Outflow Rp1 Triliun, Ini 5 Saham Terbanyak Dilego

Lalu, hampir seluruh sektor juga terpantau melemah, dipimpin oleh sektor industrial yang turun 3,45 persen, sektor bahan baku merosot 2,10 persen, sektor properti melemah 1,26 persen, dan sektor keuangan turun 1,02 persen.

Sektor kesehatan merosot 0,85 persen, sektor non-siklikal melemah 0,47 persen, sektor transportasi turun 0,07 persen, dan sektor energi merosot 0,05 persen.

Di tengah tekanan pasar, sejumlah sektor masih mampu menguat. Sektor teknologi naik 0,97 persen, sektor siklikal meningkat 0,81 persen, dan sektor infrastruktur menguat 0,76 persen.

Baca juga: 170 Saham Terkoreksi, IHSG Dibuka di Zona Merah

Sementara itu, indeks bursa Asia bergerak di zona hijau. Hang Seng Index menguat 1,21 persen, Nikkei 225 Tokyo naik 0,70 persen, dan Shanghai Composite Index meningkat 0,35 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BPR NBP Group Gelar Gebyar Undian Tabungan PUNDI, Hadiah 2 Mobil-99 Motor untuk Nasabah

Poin Penting BPR NBP Group menggelar Gebyar Undian Tabungan PUNDI di Jonggol dengan hadiah 2… Read More

25 mins ago

Cara Bank Raya Dukung Akselerasi Ekonomi Digital di Indonesia

Poin Penting Bank Raya mendorong akselerasi ekonomi digital melalui pendampingan delapan klaster unggulan dan lebih… Read More

46 mins ago

Sambut Imlek 2577, Ini Bisnis Cuan di Tahun Kuda Api Versi Pakar Feng Shui

Poin Penting Tahun Kuda Api membawa energi besar yang membuka peluang cuan sekaligus meningkatkan risiko… Read More

58 mins ago

Jelang Perundingan Ekonomi RI-AS, Prabowo Bahas 2 Hal Krusial di Hambalang

Poin Penting Prabowo menekankan dua hal krusial dalam rapat, yakni manfaat maksimal bagi kepentingan nasional… Read More

1 hour ago

BSI Bidik 300 Ribu Nasabah Ultramikro usai Gandeng PNM

Poin Penting BSI gandeng PNM untuk memperkuat inklusi keuangan syariah dan membidik 300 ribu nasabah… Read More

2 hours ago

Daftar Tarif Listrik 16-22 Februari 2026 Jelang Ramadan, Cek Rinciannya per kWh

Poin Penting Tarif listrik periode 16–22 Februari 2026 tetap mengacu pada ketentuan Triwulan I Tahun… Read More

8 hours ago