Market Update

IHSG Sesi I Masih Mampu Ditutup Hijau pada Level 8.415

Poin Penting

  • IHSG menguat 0,25% ditutup di level 8.415,59 dan sempat menyentuh All Time High 8.478,14.
  • Transaksi Saham Aktif sebanyak 23,72 miliar saham diperdagangkan senilai Rp11,75 triliun, dengan 372 saham menguat.
  • Sektor dan bursa asia positif, dengan sektor teknologi (+3,05%) dan properti (+1,58%) mendorong penguatan, sementara bursa Asia juga kompak naik.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 10 November 2025, ditutup di level 8.415,59 dari posisi 8.394,59 atau menguat 0,25 persen. IHSG sempat menyentuh posisi tertinggi atau All Time High (ATH) di 8.478,14.

Berdasarkan data RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 23,72 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,60 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp11,75 triliun.

Kemudian, tercatat terdapat 265 saham terkoreksi, sebanyak 372 saham menguat dan sebanyak 171 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat di Rentang Level 8.400-8.450

Tidak hanya itu, hampir seluruh sektor juga bergerak menguat, dengan sektor teknologi meningkat 3,05 persen, sektor properti naik 1,58 persen, sektor infrastruktur menguat 1,43 persen, sektor transportasi meningkat 1,15 persen, sektor industrial naik 1,08 persen.

Sektor lainnya, yaitu sektor bahan baku menguat 0,60 persen, sektor energi meningkat 0,49 persen, sektor non-siklikal naik 0,39 persen, dan sektor keuangan menguat 0,07 persen.

Sedangkan, sektor sisanya melemah, tecermin dari sektor siklikal turun 0,02 persen dan sektor kesehatan merosot 0,04 persen.

Baca juga: IHSG Diproyeksi Tembus 8.700 Akhir 2025, Ini Kata Mirae Asset

Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga kompak menguat, dengan Hang Seng Index naik 1,04 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 1,30 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,17 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

8 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

8 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

9 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

10 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

10 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

11 hours ago