Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (26/9) kembali berada pada zona merah ke level 7.723,25 atau turun 0,23 persen dari dibuka pada level 7.740,90.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 12,13 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 788 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,70 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 254 saham terkoreksi, sebanyak 279 saham menguat dan sebanyak 256 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: BI Rate Turun, BEI Harap Nilai Transaksi di Pasar Modal Naik
Meski begitu, mayoritas sektor mengalami penguatan, dengan sektor properti meningkat 2,14 persen, sektor energi naik 0,79 persen, sektor kesehatan menguat 0,77 persen, dan sektor teknologi naik 0,53 persen.
Selanjutnya, sektor non-siklikal meningkat 0,37 persen, sektor infrastruktur naik 0,26 persen, sektor bahan baku meningkat 0,22 persen, dan sektor transportasi naik 0,01 persen.
Sedangkan, sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor keuangan turun 0,41 persen, sektor industrial menurun 0,24 persen, dan sektor siklikal melemah 0,01 persen.
Baca juga: Menguat 4 Hari Beruntun, Harga Saham TUGU Kembali ke Zona Rp1.300
Adapun, indeks-indeks bursa Asia bergerak meningkat, di mana Straits Times Index Singapore naik sebesar 0,48 persen, Hang Seng Index Hong Kong meningkat 2,90 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 1,81 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo naik 2,51 persen.
Sementara, Indonesia LQ45 Index Jakarta melemah 0,94 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More