Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Kamis (29/1), masih ditutup bertahan di zona merah. IHSG ditutup melemah 5,91 persen ke level 7.828,47 atau dari posisi pembukaan di 8.320,55.
Berdasarkan statistik RTI Business, total volume perdagangan mencapai 42,90 miliar saham dengan frekuensi 2,55 juta kali transaksi. Adapun nilai transaksi tercatat sebesar Rp32,75 triliun.
Baca juga: IHSG Dibuka Ambles 4,10 Persen ke Level 7.979, Aksi Jual Asing Masih Dominan
Kemudian, tercatat terdapat 720 saham terkoreksi, sebanyak 65 saham menguat dan sebanyak 22 saham tetap tidak berubah.
Lalu, seluruh sektor juga terpantau melemah, dipimpin oleh sektor energi merosot 8,04 persen, sektor bahan baku turun 7,81 persen, sektor properti melemah 7,52 persen, sektor siklikal merosot 7,38 persen, sektor teknologi turun 6,86 persen, dan sektor non-siklikal melemah 6,41 persen.
Sementara itu, sektor infrastruktur merosot 6,26 persen, sektor industrial turun 5,31 persen, sektor kesehatan melemah 5,30 persen, sektor transportasi merosot 5,14 persen, dan sektor keuangan turun 4,18 persen.
Baca juga: BEI Kembali Aktifkan Trading Halt usai IHSG Turun 8 Persen ke Level 7.654
Meski demikian, indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index naik 2,58 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,27 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,05 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Peting Seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka lima hari… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan APBN tetap berkesinambungan dan defisit terkendali meski… Read More
Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group SAAT ini keuangan negara berada dalam situasi… Read More
Poin Penting Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini (1/4) bergerak rebound di rentang 7.100-7.200, terdorong… Read More
Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More
Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More