Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (27/8) kembali ditutup menghijau ke level 7.929,29 dari posisi 7.905,75 atau naik 0,30 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 22,66 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,38 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,97 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 283 saham terkoreksi, 352 saham menguat, dan 167 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Aliran Dana Asing Kembali Masuk Rp1,77 Triliun, Saham AMMN Terbanyak Diborong
Selanjutnya, mayoritas sektor mengalami penguatan, dengan sektor industrial naik 2,52 persen, sektor bahan baku meningkat 1,53 persen, sektor transportasi menguat 1,52 persen, dan sektor infrastruktur naik 0,93 persen.
Kemudian, sektor properti meningkat 0,82 persen, sektor kesehatan dan sektor teknologi menguat 0,13 persen, serta sektor energi naik 0,03 persen.
Baca juga: Intip Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 Pekan Ini
Sementara, sektor sisanya mengalami pelemahan. Ini tercermin dari sektor keuangan turun 0,64 persen, sektor siklikal merosot 0,39 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,26 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas hijau, dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,19 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,18 persen. Sedangkan, Hang Seng Index turun 0,28 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More
Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More
Poin Penting DJP mencatat penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun hingga Januari 2026, didominasi… Read More