Market Update

IHSG Sesi I Lesu, Sektor Industri dan Properti Pimpin Koreksi

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup melemah 0,07% ke level 8.086,57, dengan nilai transaksi mencapai Rp9,27 triliun.
  • Mayoritas sektor terkoreksi, terutama industri (-1,04%) dan teknologi (-0,53%), sementara sektor bahan baku naik 2,43%.
  • Bursa Asia kompak melemah, termasuk Shanghai Composite (-0,22%), Hang Seng (-0,33%), dan Nikkei 225 (-0,24%).

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 29 Oktober 2025, kembali berbalik ditutup melemah tipis sebesar 0,07 persen ke level 8.086,57 dari posisi sebelumnya di 8.092,62.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 16,19 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,32 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,27 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 326 saham terkoreksi, sebanyak 316 saham menguat dan sebanyak 164 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Dibuka Naik 0,17 Persen ke Posisi 8.106

Lebih lanjut, mayoritas sektor juga bergerak melemah. Sektor industrial merosot 1,04 persen, teknologi turun 0,53 persen, properti melemah 0,44 persen, infrastruktur merosot 0,41 persen, kesehatan turun 0,29 persen, dan non-siklikal melemah 0,14 persen.

Sementara itu, sejumlah sektor masih mampu menguat. Sektor bahan baku naik 2,43 persen, transportasi menguat 1,53 persen, siklikal meningkat 0,94 persen, energi naik 0,42 persen, dan keuangan bertambah 0,26 persen.

Baca juga: IHSG Berpotensi Menguji Level 8.000, Cek Saham MYOR, EMTK hingga MBMA

Sejalan dengan pergerakan IHSG, indeks bursa Asia juga kompak melemah. Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,22 persen, Hang Seng Index merosot 0,33 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,24 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

2 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

2 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

2 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

2 hours ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

2 hours ago

CCTV Tol Bisa Dipantau Real-Time di Travoy, Jasa Marga Bantu Pemudik Pilih Rute Terbaik

Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More

2 hours ago