Market Update

IHSG Sesi I Lanjut Menguat, Tembus Level 7.517

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (20/8) ditutup tembus pada level 7.517,01 atau menguat sebesar 0,67 persen dari dibuka pada level 7.466,83.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 11,85 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 676 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp13,29 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 201 saham terkoreksi, sebanyak 342 saham menguat dan sebanyak 235 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Investor Simak! IHSG Pekan Ini Akan Dipengaruhi Tiga Sentimen Berikut

Lalu, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor siklikal menguat 1,38 persen dan sektor keuangan meningkat 1,08 persen

Salah satu industri keuangan, yakni PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU). Sahamnya mengalami kenaikan 0,43 persen ke posisi Rp1.165 per saham.

Serta, sektor infrastruktur menguat 0,74 persen, sektor non-siklikal naik 0,71 persen, sektor teknologi meningkat 0,63 persen, sektor kesehatan naik 0,42 persen, sektor industrial menguat 0,41 persen, sektor properti naik 0,36 persen, sektor transportasi menguat 0,23 persen, dan sektor energi naik 0,05 persen.

Sedangkan, hanya sektor bahan baku yang mengalami pelemahan sebesar 0,09 persen, ditopang oleh saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang turun 0,45 persen.

Baca juga: Mirae Asset Rekomendasikan 9 Saham Ini di Tengah Volatilitas Tinggi, Apa Saja?

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat terlihat dari Indonesia LQ45 Index Jakarta naik 0,91 persen, Nikkei 225 Index Tokyo menguat 2,02 persen, dan Straits Times Index Singapore naik 0,54 persen.

Sementara itu, Shanghai Composite Index Shanghai turun 1,13 persen dan Hang Seng Index Hong Kong melemah 0,54 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

8 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

9 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

11 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

15 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

19 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

20 hours ago