Market Update

IHSG Sesi I Lanjut Menguat, Naik 0,53 Persen ke 7.428

Poin Penting

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I ditutup 7.428,77, naik 0,53 persen dari pembukaan meski sempat turun ke 7.323,74
  • Perdagangan ramai dengan 14,66 miliar saham ditransaksikan dan nilai transaksi Rp6,39 triliun
  • Mayoritas sektor melemah, sementara penguatan ditopang sektor energi, teknologi, non-siklikal, transportasi, dan keuangan.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (12/3) ditutup pada zona hijau ke level 7.428,77 atau menguat 0,53 persen dari dibuka pada posisi 7.389,39.

Penguatan itu terjadi setelah IHSG sempat mengalami koreksi ke posisi terendahnya pada level 7.323,74.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 14,66 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 921 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,39 triliun. 

Baca juga: OJK: Tak Ada Kepanikan Berlebihan di Pasar Saham Domestik

Kemudian, tercatat terdapat 376 saham terkoreksi, 272 saham menguat dan 164 saham tetap tidak berubah.

Meski demikian, mayoritas sektor masih terpantau melemah, dengan sektor bahan baku turun 0,90 persen, sektor properti -0,75 persen, sektor siklikal -0,19 persen, sektor infrastruktur -0,15 persen, sektor industrial -0,05 persen, dan sektor kesehatan -0,02 persen. 

Baca juga: Di Tengah Volatilitas Pasar, Bank Nobu Umumkan Buyback Saham Rp50 Miliar

Sementara, sektor lainnya menguat. Ini terlihat dari sektor energi naik 0,99 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,84 persen, sektor teknologi menguat 0,73 persen, sektor transportasi naik 0,34 persen, dan sektor keuangan naik 0,28 persen.

Namun, indeks-indeks bursa Asia bergerak kompak melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 1,86 persen, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,64 persen, dan Hang Seng Index melemah 1,23 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Komposisi Baru OJK Dinilai Minim Pembaruan, Celios Ingatkan Pentingnya Independensi

Poin Penting DPR resmi mengesahkan lima anggota baru Dewan Komisioner OJK untuk masa jabatan lima… Read More

14 mins ago

OJK Terbitkan Aturan Baru Kantor Perwakilan Lembaga Jasa Keuangan Asing

Poin Penting OJK menerbitkan POJK 41/2025 yang mengatur kantor perwakilan lembaga pembiayaan, modal ventura, dan… Read More

17 mins ago

Prabowo Siapkan Utusan Khusus Presiden untuk Awasi BUMN

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto berencana menempatkan utusan khusus presiden untuk mengawasi BUMN guna memperkuat… Read More

33 mins ago

BNI Sekuritas Ramal BI Rate Hanya Dipangkas 25 Bps di 2026

Poin Penting BNI Sekuritas memproyeksikan Bank Indonesia hanya akan memangkas BI Rate sebesar 25 bps… Read More

1 hour ago

BRI Insurance Tingkatkan Literasi Keuangan Asuransi di Kalangan Mahasiswa

Poin Penting BRI Insurance menggelar literasi asuransi lewat program GENCARKAN di Universitas Ciputra, Surabaya, yang… Read More

1 hour ago

Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp44 Triliun per 9 Maret 2026

Poin Penting Kemenkeu telah menyalurkan Rp44 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis hingga 9 Maret… Read More

2 hours ago