Market Update

IHSG Sesi I Lanjut Menguat ke Level 7.703

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup di 7.703,79, naik 1,67 persen dari pembukaan 7.577,06 dengan total transaksi Rp10,02 triliun
  • Seluruh sektor menguat, seperti ektor siklikal naik tertinggi 4,42 persen, diikuti sektor industri 2,74 persen dan sektor bahan baku 2,60 persen.
  • Pasar Asia juga ikut naik, di antaranya Hang Seng +1,04 persen, Nikkei 225 +2,36 persen, dan Shanghai Composite +0,98 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (5/3) ditutup bertahan menguat ke level 7.703,79 atau naik sebanyak 1,67 persen dari dibuka pada posisi 7.577,06.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 19,89 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,25 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,02 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 115 saham terkoreksi, 607 saham menguat dan 95 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: BNI Mau Buyback Saham Rp905,48 Miliar, Minta Restu di RUPST 2026
Baca juga: BEI Mulai Publikasikan Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen

Seluruh Sektor Menguat

Lalu, seluruh sektor kompak menguat, dengan sektor siklikal naik 4,42 persen, sektor industrial meningkat 2,74 persen, sektor bahan baku menguat 2,60 persen, sektor properti naik 1,73 persen, sektor keuangan meningkat 1,68 persen, dan sektor infrastruktur menguat 1,64 persen.

Selanjutnya, sektor kesehatan naik 1,50 persen, sektor non-siklikal meningkat 1,40 persen, sektor energi menguat 1,39 persen, sektor teknologi naik 1,08 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,60 persen.

Penguatan IHSG juga diikuti sejumlah indeks bursa Asia yang kompak menguat. Di antaranya Hang Seng Index naik 1,04 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 2,36 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,98 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Fakta Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Perusahaan Keluarga Kuasai Proyek Rp46 M

Poin Penting KPK mengungkap total Rp19 miliar mengalir ke lingkaran keluarga Bupati Pekalongan selama 2023-2026.… Read More

15 mins ago

Waspada! Tautan Palsu dan APK Berbahaya Mengintai Jelang Lebaran, Ini Imbauan Maybank

Poin Penting Maybank Indonesia mengingatkan potensi lonjakan penipuan digital jelang Lebaran 2026. Pelaku memanfaatkan modus… Read More

45 mins ago

Ternyata Ini Biang Kerok yang Bikin Kredit Macet Pindar Naik ke 4,38 Persen

Poin Penting Per Januari 2026, tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) pinjaman daring mencapai 4,38 persen,… Read More

1 hour ago

Pemerintah Bakal Perpanjang Tenor KPR hingga 30 Tahun, Begini Tanggapan SMF

Poin Penting Pemerintah berencana memperpanjang tenor KPR hingga 30 tahun untuk meringankan cicilan dan memperluas… Read More

2 hours ago

Fitch Soroti Program MBG dan Danantara, Ini Respons Airlangga

Poin Penting Fitch menyoroti program MBG karena dinilai berpotensi menekan belanja negara dan memperlebar defisit… Read More

2 hours ago

Morgan Stanley PHK 2.500 Karyawan Meski Kinerja Lagi Moncer

Poin Penting Morgan Stanley mem-PHK sekitar 2.500 orang atau 3 persen tenaga kerja, terutama di… Read More

2 hours ago