Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (11/10) ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 7.524,41 dari dibuka pada level 7.480,08.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 9,57 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 567 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,03 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 211 saham terkoreksi, sebanyak 324 saham menguat dan sebanyak 241 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Berbalik Dibuka Menguat 0,38 Persen
Lebih lanjut, seluruh sektor mengalami penguatan, dengan sektor properti meningkat 3,04 persen, sektor infrastruktur naik 1,39 persen, sektor bahan baku menguat 1,25 persen, sektor energi naik 0,88 persen, sektor siklikal menguat 0,73 persen, sektor transportasi meningkat 0,66 persen.
Serta, sektor industrial naik 0,51 persen, sektor kesehatan menguat 0,45 persen, sektor non-siklikal naik 0,39 persen, sektor keuangan meningkat 0,18 persen, dan sektor teknologi menguat 0,04 persen.
Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas bergerak menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,60 persen, Straits Times Index Singapore naik 0,03 persen, dan Indonesia LQ45 Index Jakarta menguat 0,54 persen.
Sementara itu, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 1,60 persen dan Hang Seng Index Hong Kong flat. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More