Poin Penting
- IHSG lanjut menguat pada sesi I perdagangan 1 September 2026, naik 0,60 persen ke level 6.564,51 dari posisi sebelumnya 6.525,47
- Mayoritas saham dan sektor bergerak positif, dengan 385 saham menguat. Sektor industrial memimpin kenaikan sebesar 2,45 persen, disusul energi dan transportasi
- Penguatan IHSG terjadi di tengah pelemahan bursa Asia, dengan Hang Seng, Nikkei, KOSPI, dan Shanghai Composite sama-sama berada di zona merah.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (1/9) ditutup lanjut menguat pada posisi 6.564,51 atau naik sebanyak 0,60 persen dari level 6.525,47.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 28,49 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,54 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,21 triliun.
Dari sisi pergerakan saham, tercatat terdapat 221 saham terkoreksi, 385 saham menguat, dan 183 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: BEI Catat 7 Perusahaan Masih Antre IPO Saham, Didominasi Sektor Kesehatan
Tidak hanya itu, mayoritas sektor bergerak juga bergerak naik, dengan sektor industrial menguat 2,45 persen, sektor energi meningkat 1,50 persen, sektor transportasi naik 1,26 persen, sektor keuangan menguat 1,13 persen dan sektor kesehatan meningkat 0,58 persen.
Selanjutnya, sektor siklikal naik 0,45 persen, sektor non-siklikal menguat 0,34 persen, sektor properti meningkat 0,33 persen, dan sektor bahan baku naik 0,04 persen.
Adapun, sektor lainnya terpantau melemah, dengan sektor infrastruktur turun 0,26 persen dan sektor teknologi terkoreksi 0,09 persen.
Baca juga: Bos BEI Sebut 8 Anggota Bursa Belum Ikut Uji Coba Harga Minimum Saham Rp1
Dari indeks bursa Asia juga kompak melemah, dengan KOSPI Korea tercatat turun 0,25 persen, indeks Nikkei 225 Index Tokyo merosot 0,19 persen.
Selanjutnya, Hang Seng Index melemah 1,24 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai tercatat mengalami pelemahan 0,18 persen. (*)
Editor: Galih Pratama


