Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 6 Maret 2025, kembali bertahan di zona hijau ke level 6.638,72 setelah dibuka di level 6.531,39 atau naik 1,64 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 9,06 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 606 ribu kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,38 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 175 saham terkoreksi, sebanyak 415 saham menguat dan sebanyak 190 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Kembali Dibuka di Zona Hijau ke Level 6.584
Selanjutnya, seluruh sektor turut menguat, dengan sektor teknologi meningkat 5,73 persen, sektor bahan baku menguat 2,66 persen, sektor energi naik 2,61 persen, sektor kesehatan meningkat 2,32 persen, sektor properti menguat 1,89 persen, dan sektor industrial naik 1,71 persen.
Selanjutnya, sektor siklikal menguat 1,47 persen, sektor keuangan naik 1,02 persen, sektor transportasi meningkat 0,77 persen, sektor infrastruktur menguat 0,36 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,11 persen.
Baca juga: Volatilitas IHSG Diprediksi Masih Berlanjut, Ini Pemicunya
Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index Hong Kong naik 2,72 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 1,07 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 1,08 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More