Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa EFek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Jumat, 10 Januari 2025, ditutup lanjut menguat ke level 7.104,29 atau naik 0,55 persen dari dibuka pada level 7.064,58.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 8,49 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 514 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp3,64 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 242 saham terkoreksi, sebanyak 273 saham menguat dan sebanyak 269 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: 166 Saham Hijau, IHSG Kembali Dibuka Menguat 0,38 Persen
Lalu mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku naik 2,02 persen, sektor energi meningkat 1,48 persen, sektor siklikal menguat 0,57 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,49 persen.
Serta sektor transportasi meningkat 0,30 persen, sektor keuangan dan sektor infrastruktur menguat 0,24 persen, sektor kesehatan naik 0,10 persen, terakhir sektor industrial meningkat 0,02 persen.
Sementara, sektor sisanya turun, terlihat dari sektor teknologi melemah 3,22 persen dan sektor properti merosot 0,54 persen.
Baca juga: Mandiri Sekuritas Proyeksi IHSG Sentuh Level 8.150 di 2025
Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak melemah dengan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,39 persen, Hang Seng Index Hong Kong merosot 0,53 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo turun 1,04 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More