Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks Sarga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (12/12) melanjutkan pelemahannya ke level 7.403,55 atau turun 0,82 persen dari dibuka pada level 7.464,75.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 13,71 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 754 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp6,72 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 339 saham terkoreksi, sebanyak 201 saham menguat dan sebanyak 242 saham tetap tidak berubah.
Lebih lanjut, mayoritas sektor mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi merosot 1,04 persen, sektor keuangan turun 0,97 persen, sektor infrastruktur merosot 0,76 persen, sektor industrial melemah 0,69 persen, dan sektor properti turun 0,64 persen.
Baca juga: BEI Berlakukan 2 Aturan Baru Terkait Saham dan Waran Terstruktur
Baca juga: Siap-siap! Investor Tak Bisa Lagi Asal Batalkan Beli Saham di 2025
Kemudian, sektor kesehatan melemah 0,62 persen, sektor non-siklikal turun 0,59 persen, sektor transportasi melemah 0,34 persen, dan sektor bahan baku merosot 0,25 persen.
Sementara itu, sektor sisanya meningkat, dengan sektor energi naik 0,46 persen dan sektor siklikal menguat 0,23 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index Hong Kong mengalami peningkatan 1,30 persen, Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,49 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 1,34 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More