Market Update

IHSG Sesi I Lanjut Melemah 0,58 Persen ke Level 7.500

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (4/10) kembali ditutup pada zona merah ke level 7.500,27 atau merosot 0,58 persen dari dibuka pada level 7.543,82.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 13,81 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 607 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,59 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 322 saham terkoreksi, sebanyak 224 saham menguat dan sebanyak 231 saham tetap tidak berubah. 

Lalu, mayoritas sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi turun 2,07 persen, sektor properti melemah 0,77 persen, sektor keuangan merosot 0,64 persen, sektor industrial melemah 0,62 persen. 

Serta, sektor siklikal turun 0,46 persen, sektor bahan baku merosot 0,24 persen, dan sektor infrastruktur melemah 0,03 persen.

Sedangkan, sisanya mengalami penguatan, dengan sektor kesehatan naik 0,75 persen, sektor energi menguat 0,65 persen, sektor transportasi meningkat 0,27 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,06 persen.

Baca juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Flat Cenderung Melemah pada Level 7.548

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas bergerak menguat, dengan Hang Seng Index Hong Kong naik 1,75 persen, Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,12 persen, dan Straits Times Index Singapore naik 0,17 persen. 

Sementara, Indonesia LQ45 Index Jakarta melemah 0,60 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai masih tutup. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

1 hour ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

1 hour ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

2 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

2 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

3 hours ago

Askrindo Berangkatkan 500 Peserta Mudik Gratis BUMN 2026 dengan Perlindungan Asuransi

Poin Penting PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memberangkatkan 500 peserta dalam Program Mudik Gratis BUMN… Read More

3 hours ago