Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (4/10) kembali ditutup pada zona merah ke level 7.500,27 atau merosot 0,58 persen dari dibuka pada level 7.543,82.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 13,81 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 607 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,59 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 322 saham terkoreksi, sebanyak 224 saham menguat dan sebanyak 231 saham tetap tidak berubah.
Lalu, mayoritas sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi turun 2,07 persen, sektor properti melemah 0,77 persen, sektor keuangan merosot 0,64 persen, sektor industrial melemah 0,62 persen.
Serta, sektor siklikal turun 0,46 persen, sektor bahan baku merosot 0,24 persen, dan sektor infrastruktur melemah 0,03 persen.
Sedangkan, sisanya mengalami penguatan, dengan sektor kesehatan naik 0,75 persen, sektor energi menguat 0,65 persen, sektor transportasi meningkat 0,27 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,06 persen.
Baca juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Flat Cenderung Melemah pada Level 7.548
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas bergerak menguat, dengan Hang Seng Index Hong Kong naik 1,75 persen, Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,12 persen, dan Straits Times Index Singapore naik 0,17 persen.
Sementara, Indonesia LQ45 Index Jakarta melemah 0,60 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai masih tutup. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More
Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More
Poin Penting Defisit APBN 2026 dipastikan tetap dijaga di bawah 3 persen meski harga minyak… Read More
Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank INDONESIA sedang berputar hebat. Dalam politik ekonomi perbankan… Read More