Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis, 24 Oktober 2024, ditutup merosot ke level 7.756,87 dari level 7.785,46 atau melemah 0,39 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 15,16 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 868 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,78 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 331 saham terkoreksi, sebanyak 232 saham menguat dan sebanyak 217 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Perusahaan Tekstil Sritex Resmi Dinyatakan Pailit
Lebih lanjut, mayoritas sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor bahan baku merosot 1,01 persen, sektor energi turun 0,86 persen, sektor properti melemah 0,72 persen, sektor transportasi turun 0,64 persen, sektor kesehatan merosot 0,62 persen.
Serta, sektor keuangan melemah 0,39 persen, sektor siklikal turun 0,36 persen, sektor non-siklikal merosot 0,29 persen, sektor teknologi melemah 0,12 persen, dan sektor infrastruktur turun 0,08 persen.
Sementara itu, hanya sektor industrial yang mengalami penguatan sebesar 0,22 persen.
Baca juga: Profil dan Sejarah Sritex: Dari Raksasa Tekstil hingga Dinyatakan Pailit
Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Hang Seng Index Hong Kong turun 1,44 persen, Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,05 persen, dan Indonesia LQ45 Index Jakarta turun sebesar 0,30 persen.
Sementara itu, indeks Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,25 persen, diikuti oleh Straits Times Index Singapore naik 0,34 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More