Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu (17/12) ditutup dengan melanjutkan penguatannya pada level 8.715,03 atau naik 0,33 persen ke posisi 8.686,46.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 34,43 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,64 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp26,89 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 236 saham terkoreksi, sebanyak 408 saham menguat dan sebanyak 157 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Menguat pada Level 8.711, Jelang RDG BI
Meski demikian, hampir seluruh sektor ditutup menguat, antara lain, sektor infrastruktur naik 2,57 persen, sektor energi meningkat 1,47 persen, sektor bahan baku menguat 0,69 persen, sektor transportasi dan sektor non-siklikal naik 0,60 persen.
Selain itu, sektor keuangan meningkat 0,37 persen, sektor kesehatan menguat 0,33 persen, sektor industrial naik 0,28 persen, dan sektor properti meningkat 0,10 persen.
Sementara itu, dua sektor lainnya mengalami pelemahan, sektor teknologi merosot 1,45 persen dan sektor siklikal turun 1,41 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Ini Katalis Penggeraknya
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga kompak menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,08 persen, Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,17 persen, dan Hang Seng Index menguat 0,14 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan hingga saat ini tidak ada pembahasan terkait rencana… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pembukaan IHSG pekan depan tidak terganggu meski sejumlah… Read More
Poin Penting BEI dan OJK dijadwalkan bertemu MSCI secara daring pada 2 Februari 2026 untuk… Read More
Selain itu diumumkan juga penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota DK OJK Pengganti Ketua dan… Read More
Poin Penting BEI akan mengumumkan Pjs Direktur Utama sebelum perdagangan Senin, 2 Februari 2026, setelah… Read More
Poin Penting Tidak ada kekosongan kepemimpinan di BEI dan pengawasan keuangan, karena PJS yang ditunjuk… Read More