Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 21 Juli 2025, kembali melanjutkan penguatannya yang ditutup ke level 7.375,80 dari posisi 7.311,91 atau naik 0,87 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 19,19 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,19 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,25 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 302 saham terkoreksi, sebanyak 286 saham menguat dan sebanyak 215 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Cek Rekomendasi Saham Berikut
Lalu hampir seluruh sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor infrastruktur meningkat 4,68 persen, sektor teknologi naik 4,53 persen, sektor bahan baku menguat 2,32 persen, sektor transportasi meningkat 1,42 persen, dan sektor non-siklikal naik 0,96 persen.
Selanjutnya, sektor industrial menguat 0,82 persen, sektor siklikal meningkat 0,67 persen, sektor kesehatan naik 0,39 persen, dan sektor energi menguat 0,18 persen.
Sementara itu, sektor sisanya melemah, dengan sektor keuangan turun 0,18 persen dan sektor properti merosot 0,13 persen.
Baca juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka Naik ke Posisi 7.368
Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Hang Seng Index naik 0,17 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,52 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,21 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Anggota DK OJK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua,… Read More
Poin Penting Ekonom CSED INDEF menekankan kepastian regulasi, dengan meminta BEI dan OJK tetap dikelola… Read More
Poin Penting LPDB fokus membiayai UMKM yang belum bankable melalui skema pembiayaan produktif berbasis koperasi,… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 25–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, dipicu… Read More
Poin Penting Transaksi digital Livin’ by Mandiri mendominasi, dengan 99,2% transaksi ritel non-tunai dilakukan secara… Read More
Poin Penting Ekonom desak konsolidasi cepat OJK menyusul pengunduran diri beruntun petinggi agar roda organisasi… Read More