IHSG perdagangan hari ini ditutup stagnan/Erman Subekti
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 23 Juni 2025, kembali ditutup bertahan di zona merah ke level 6.789,71 dari pembukaan di level 6.907,13 atau melemah 1,70 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 13,19 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 807 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,53 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 538 saham terkoreksi, sebanyak 124 saham menguat dan sebanyak 133 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Berikut Katalis Pemicunya
Selanjutnya, seluruh sektor juga mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi turun 2,97 persen, sektor siklikal merosot 2,79 persen, sektor properti melemah 2,72 persen,sektor non-siklikal turun 2,16 persen, sektor energi merosot 2,10 persen, dan sektor industrial melemah 1,96 persen.
Lalu sektor infrastruktur turun 1,86 persen, sektor kesehatan merosot 1,57 persen, sektor bahan baku melemah 1,39 persen, sektor keuangan turun 1,00 persen, dan sektor transportasi merosot 0,51 persen.
Baca juga: Rupiah Tergelincir Akibat Konflik AS-Iran, Dolar Makin Perkasa
Adapun indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas melemah, dengan Hang Seng Index turun 0,10 persen dan Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,17 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,15 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More
Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More