Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Jumat, 25 Oktober 2024, ditutup merosot ke level 7.706,04 atau melemah 0,14 persen, padahal sebelumnya sempat menguat di level 7.752,25.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 12,23 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 682 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,42 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 313 saham terkoreksi, sebanyak 214 saham menguat dan sebanyak 244 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Berbalik Dibuka Naik ke Level 7.731
Lebih lanjut, seluruh sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi melemah 1,18 persen, sektor kesehatan merosot 0,64 persen, sektor siklikal turun 0,56 persen, sektor keuangan melemah 0,43 persen, sektor industrial merosot 0,36 persen, sektor non-siklikal melemah 0,33 persen.
Serta, sektor transportasi turun 0,24 persen, sektor energi melemah 0,23 persen, sektor bahan baku merosot 0,18 persen, sektor infrastruktur turun 0,13 persen, dan sektor properti melemah 0,05 persen.
Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, di mana Indonesia LQ45 Index Jakarta turun sebesar 0,46 persen, Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,96 persen, dan Straits Times Index Singapore turun 0,50 persen.
Sementara itu, Hang Seng Index Hong Kong mengalami penguatan 1,13 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,82 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More
Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More