Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Stagnan di Tengah Penguatan Bursa Asia

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 6 Agustus 2025, ditutup stagnan cenderung melemah ke level 7.514,66 dari posisi sebelumnya di 7.515,18 atau turun tipis 0,01 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 15,83 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,13 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,66 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 269 saham terkoreksi, sebanyak 321 saham menguat dan sebanyak 210 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat ke Level 7.533

Dari sisi sektoral, sebagian besar sektor mengalami pelemahan. Sektor barang konsumsi non-siklikal turun 0,81 persen, sektor kesehatan merosot 0,77 persen, sektor keuangan melemah 0,21 persen, dan sektor infrastruktur turun 0,18 persen.

Sementara itu, sektor siklikal menurun 0,13 persen, transportasi turun 0,09 persen, dan teknologi terkoreksi 0,06 persen.

Sebaliknya, beberapa sektor mencatatkan penguatan, yakni sektor bahan baku naik 1,40 persen, sektor energi menguat 1,27 persen, sektor industri meningkat 0,84 persen, dan sektor properti naik 0,45 persen.

Baca juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi, Intip Rekomendasi Saham Berikut

Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Hang Seng Index naik 0,09 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,27 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 0,46 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ekspansi Ritel, MR.DIY Indonesia Siap Tambah 270 Toko dan Flagship Store di 2026

Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More

9 hours ago

Geopolitik dan Harga Minyak Bayangi Ekonomi 2026, Permata Bank Lakukan Strategi Ini

Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More

10 hours ago

Klaim Bencana Sumatra Belum Tuntas, Jasindo Targetkan Finalisasi Mei 2026

Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More

11 hours ago

Ekonom Ingatkan PR Besar Pimpinan Baru OJK, dari Pasar Modal hingga Risiko BPR

Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More

11 hours ago

ICDX Gelar Commodity Outlook 2026

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More

11 hours ago

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More

12 hours ago