Market Update

IHSG Sesi I Ditutup pada Zona Merah ke Posisi 7.039

Poin Penting

  • IHSG sesi I 16 Maret 2026 ditutup di 7.039,40, turun 1,37 persen dari pembukaan dan sempat jatuh hingga 6.942,95
  • Pelemahan dipicu ketegangan geopolitik serta aksi profit taking investor menjelang libur panjang Idulfitri 1447 H
  • Sebanyak 537 saham turun, nilai transaksi Rp8,24 triliun; mayoritas sektor melemah dipimpin properti (-2,11 persen), bahan baku (-2,02 persen), dan energi (-1,75 persen).

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (16/3) masih ditutup pada zona merah ke level 7.039,40 atau melemah 1,37 persen dari dibuka pada posisi 7.137,21.

IHSG sebelumnya juga sempat merosot 2,72 persen ke level 6.942,95. Pengamat Pasar Modal, Elandry Pratama, mengatakan sentimen IHSG masih dipengaruhi ketegangan geopolitik dan kondisi domestik menjelang libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah.

“Investor juga cenderung mengurangi posisi dan melakukan profit taking untuk menghindari potensi volatilitas selama periode pasar tutup. Kombinasi faktor-faktor tersebut akhirnya membuat IHSG bergerak melemah pada sesi pagi ini,” ucap Elandry dalam keterangannya, 16 Maret 2026.

Baca juga: Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 18,85 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,03 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,24 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 537 saham terkoreksi, 166 saham menguat dan 116 saham tetap tidak berubah.

Lalu, mayoritas sektor juga terpantau melemah, dengan sektor properti turun 2,11 persen, sektor bahan baku -2,02 persen, sektor energi -1,75 persen, dan sektor transportasi -1,12 persen.

Selanjutnya, sektor teknologi -0,80 persen, sektor non-siklikal -0,73 persen, sektor keuangan -0,58 persen, dan sektor infrastruktur -0,55 persen.

Baca juga: Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Sedangkan, tiga sektor lainnya terpantau menguat, dengan sektor industrial naik 0,31 persen, sektor siklikal meningkat 0,09 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,01 persen. 

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas bergerak melemah, dengan Nikkei 225 Index Tokyo turun 0,33 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,71 persen. Sedangkan, Hang Seng Index menguat 1,14 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

2 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

14 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

15 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

15 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

21 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

22 hours ago